11 Korporasi Jepang Bersatu Bangun Infrastruktur Mobil Hidrogen

Honda Clarity Fuell Cell, mobil berbahan bakar hidrogen

Sebanyak 11 korporasi lintas sektoral di Jepang bahu-membahu membangun infrastruktur mobil hidrogen di negara mereka. Di antara mereka ada tiga pabrikan otomotif yakni Toyota, Nissan, dan Honda.

Kesebelas perusahaan itu, seperti diberitakan Carscoops pada Jumat (26/5/2017), akan saling menyokong melalui sumber daya yang mereka miliki demi mengakselerasi sarana dan prasarana mobil hidrogen di ‘Negeri Sakura’.

Mereka semua, belum lama ini, sudah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) untuk mendirikan stasiun pengisian bahan bakar hidrogen di berbagai penjuru Jepang.

Selain tiga pabrikan roda empat yang sudah disebutkan, terdapat pula perusahaan dari sektor lain seperti sumber daya alam serta perbankan. Beberapa korporasi yang disebutka ialah Tokyo Gas, Toho Gas, Development Bank of Japan, dan JXTG Nippon Oil and Energy.

Pemerintah Jepang sendiri memasang target memiliki 160 stasiun pengisian bahan bakar hidrogen pada 2020. Pada saat ini, jumlahnya di negara tersebut masih 90 stasiun.

Pada akhir 2020, pemerintah Jepang juga menargetkan memiliki 40.000 unit mobil berbahan bakar hidrogen di jalan-jalan umumnya.

Penjualan mobil hidrogen di Jepang memang masih rendah karena infrastruktur yang belum merata. Pada tahun lalu, Honda menjual 245 unit mobil hidrogen mereka, Clarity. Sementara itu, Toyota hanya mendistribusikan 1.034 unit mobil hidrogen mereka, Mirai.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail